Tuesday, May 6, 2014

Kecewa

saya gak marah waktu tau segitu jahatnya kamu sama saya.
saya gak benci.
dendam? gak juga.
saya paham situasinya gimana.
atau lebih tepatnya, saya mencoba untuk paham, agar semua bisa saya terima dengan lapang dada.
saya tau kok, kadang dunia emang gak cukup adil bagi seseorang. mungkin sekarang giliran saya. 
bulan depan, tahun depan, mungkin kamu.
tenang aja, saya gak mendoakan kamu yang jelek2 kok. percaya gak, setelah saya tau betapa jahatnya kamu kemarin, sampe detik ini saya masih doakan kamu yang baik2 kok. bodohnya saya, saya masih berpikiran positif tentang kamu. iya, bodohnya saya.
tapi jujur, kadang ada saatnya loh saya berharap suatu saat kamu bisa ngerasain yang saya rasa sekarang.
sakit hati, patah hati? bukan! bukan itu yang saya rasa. sama sekali bukan.
tapi.
Kecewa.
rasa kecewa yang luar biasa.
kamu tau. Trust, hopes, it took months for me to build. and you broke it in one moment.
damn! you probably not know how it feels, right?
bangun tidur dengan dada sesak dan feeling really clueless about what just happened to your life recently.
haa. you'll know, someday..



sincerely, ayi